Arsip untuk April, 2009

INDIA PART-6 (Bad News & Good News)

lumdingDah gak kerasa sebulan lebih, dah gak kerasa mulai kerasan dengan “kebiasaan” India. Abis jum’atan “ala” India yang notabene beda banget ma di Indo (soalnya pake bahasa local dan bahasa arab, so gak ngeh dech…), ada berita kalau project IOT-SP01 yang lagi jalan ini mau di”hentikan”. Dengan alasan keamanan yang semakin tidak menentu, karena sekitar 2 hari yang lalu di area survey terjadi kembali kontak senjata antara teroris dengan Army yang mengakibatkan korban jatuh di kubu Army. Gerombolan teroris di sini banyak golongan, tidak hanya satu kelompok teroris saja sehingga mempersulit untuk bisa “menaklukannya”. Disamping itu, musim penghujan juga dijadikan alasan untuk menhentikan project ini, padahal kita tahu bahwa dengan datangnya musim penghujan semakin “mempermudah” pekerjaan drilling.

Secara hitung-hitungan bisnis, semua alasan itu bisa dijadikan alasan tetapi alasan bisnis yang sangat logis sekali diutarakan karena dengan semakin molor dan tidak jelasnya management merupakan hal yang sangat mustahil untuk mendatangkan profit yang ditargetkan. Tidak ada jaminan keamanan, “kurang” profesionalnya kru, “tidak jelas-nya” management, dll semakin menambah ketidakjelasan kelangsungan project ini. Semakin banyak juga personil/kru/staff IOT sendiri yang memprediksi buramnya kelanjutan project ini.

Lha trus yo’opo? rencana pekerjaan drilling dan recording tetap dilanjutakan tetapi hanya satu lintasan saja (line KA-06), itupun apabila dihitung secara matematis dengan jumlah kru/personil yang ada tetap aja gak tau sampe kapan akan selesai (masih lebih dari satu bulan) belum lagi pengerjaan up-hole nya, padahal cuma diberi waktu sampai pertengahan mei (sekitar tanggal 15) untuk menyelesaiakn “semua” itu dan anehnya tetep saja disanggupi oleh bozz disini (PM). Itulah “incredible india”, mantab tho? Semua dibilang no-problem padahal big-problem hehehehe mungkin dah jadi habit orang India kali yaa…. Semoga saja tetap diberi kekuatan dan keberuntungan untuk dapat menyelesaikan project ini. Trus gimana ya urusan invoice-nya ya? Yo emboh iku urusanne antara India karo India hehehhe.

Wah, aku wes ngalor ngidul tapi during tau njelaske iki proyek opo & model-e piye. Sebelum berangkat kesini, aku juga gak tau sama sekali apa yang mau dikerjakan disini. Project Seismic ini berlokasi di daerah Lumding, Assam, India dengan nama block Karbi Anglong & NC Hill dengan client Oil India Limited (O.I.L) dengan main contractor India Oiltanking (I.O.T) karena I.O.T merupaka perusahaan yang baru aja bergerak di seismic maka dari pihan client mengingkan untuk ada perusahaan pendamping yang sudah berpengalaman dan itulah dipilih Hell-Nusa eh keliru…. PT. Elnusa Tbk. (Geosciences Services Division) sebagai mitra kontraktornya. So… seharusnya disini kita hanya sebagai supervisi saja, tapi…. yo wes ngerti dewe tho, diwoco wae tulisanku seng sak during-e. Oh iyo… kita kesini merupakan gelombang kedua lho, yang pertaman adalah Mr. Edi Junaidi (PC), Mr. Wahyu Rusdiana (Seismologis), Mr. Abdulah Sutopo (Chief Survey), mereka datang bulan Januari 2009 dan pulang bulan Maret 2009 trus kita gantiin dengan personil Mr. Suryo Dwiyono (PC), Mr. Ade Setiawan (Seismologis), Mula Vidya Kusuma (Chief Survey) dan beberapa hari kemudian disusul Mr. Milan Yulianto (ProMax-prossesor), Mr. Ahmad Wahdy Mursy (Chirf Obsever), Mr. Suhirman (Driller Supervisor) dan Mr. Aris Munandar (Up-Hole Observer). Jadi kekuatan kita disini adalah tujuh orang.

Wes ono gambaran tentang nih proyek tho, OK back to topic yang tadi. Setelah ada berita tentang kondisi proyek tho, jadi ada pihak yang merasakan ada berita gembira dan ada yang mendapat berita buruk karena kabar itu menyantumkan bahwa 4 orang (Mula, Milan, Herman, Aris) bisa pulang lebih cepat tapi untuk 3 orang (Suryo, Ade, Wahdy) harus tinggal untuk batas waktu yang tidak ditentukan (PISS bozz….). Sekali lagi, itulah INCREDIBLE INDIA yang “serba tidak pasti” tentang sesuatu hal. Wokey dech, selamat belanja oleh-oleh untuk yang kepulangannya dipercepat dan selamat berjuang untuk yang masih harus tetap untuk melanjutkan perjuangan dengan “jirak” (baca = jinten) yang selalu ada disetiap hidangan demi kebesaran nama ELNUSA, MERDEKA….. Ingat MOTTO kita di India, “rasah kakean cangkem, di pangan wae, ikhlas lan disyukuri” semua itu jangan memperdulikan hak, kewajiban, didholimi atau mendholimi, seng penteng rausah kakean cangkem (maaf kalo jorok/saru) to be continue……

visit http://en.wikipedia.org/wiki/Lumding untuk informasi lokasi dan lainnya

Komentar bertahan »

Kiblat

Jum’at ke-4

kabah1Kenapa kita sholat harus menghadap kiblat? Apakah Allah swt. hanya ada disana? Apakah kita menyembah ka’bah selayaknya umat-umat lain yang menyembah patung dan berhala?, TUNGGU DULU… BEDA !!! umat islam jelas beda dengan mereka yang menyembah patung dan berhala.

“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia[444], dan (demikian pula) bulan Haram[445], had-ya[446], qalaid[447]. (Allah menjadikan yang) demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Maa’idah 5:97)

[444]. Ka’bah dan sekitarnya menjadi tempat yang aman bagi manusia untuk mengerjakan urusan-urusannya yang berhubungan dengan duniawi dan ukhrawi, dan pusat bagi amaln haji. Dengan adanya Ka’bah itu, kehidupan manusia menjadi kokoh

[445]. Arti bulan haram, maksudnya ialah: dilarang melakukan peperangan di bulan-bulan itu

[446]. Ialah: binatang (unta, lembu, kambing, biri-biri) yang dibawa ke Ka’bah untuk mendekatkan diri kepada Allah, disembelih ditanah haram dan dagingnya dihadiahkan kepada fakir miskin dalam rangka ibadat haji

[447]. Dengan penyembelihan had-ya dan qalaid, orang yang berkorban mendapat pahala yang besar dan fakir miskin mendapat bagian dari daging binatang-binatang sembelihan itu.

Qiblat (Ka’bah) merupakan pusat kegiatan bagi umat islam, bahkan ada yang menjelaskan/mengibaratkan secara ilmu bahwa di ka’bah merupan tempat dimana sinyal (seperti hp) yang paling kuat untuk tersampaikan pesan (do’a) kepada Allah. Itu bisa dilihat pada musim haji, sekian banyak orang berkumpul dan bermunajat kepada sang Pencipta.

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.” (QS Al- Baqarah 2:144)

Jangan ragu lagi kearah mana dalam melakukan ibdah sholat, kiblat dengan ka’bahnya merupakan panduan arah yang sudah jelas dan pasti benar. Sebelum Sholat, bernudhu dengan sempurna, betulkan arah kiblat, khusyu’ dan tumakninah-lah. Karena sholat merupan tiangnya agama Islam.

Komentar bertahan »

INDIA PART-5 ( Incredible India )

imga0156What Project is this? bener gak ya bahasa inggrisnya, hehehe. Gak kerasa juga nih, dah sebulan lebih di India tapi kok gak ngerasa kerja yaa…. gak merasa memberikan andil di proyek ini. Memang pertanyaan awal itu perlu dipertegas lagi kok, HSSE udah gak berjalan, “manipulasi” dimana-mana, produksi “megap-megap” tapi semua person yang terlibat dalam project ini terasa “nyantai” dan masih banyak lagi kejanggalan-kejanggalan. Layakah proyek ini disebut proyek seismik?.

(Proyek ini dah lama gak produksi lho, katanya sih karena ada pemilu dan upacara adat daerah setempat. Tapi waktu libur juga tidak dimanfaatkan untuk prepare dan evaluasi kenapa proyek ini low produksinya).

PERTAMA

Proyek Masak, mungkin betul juga nih. Memang kita harus menyadari semua ini, betul kata pepatah “dimana bumi kita pijak disitu langit kita junjung” tapi rasanya tidak ada timbale balikya dari itu hehehehe. trus kenapa dikatakan proyek masak? hampir semua masakan India tidak masuk di lidah orang Indonesia. Sudah hampir setiap hari diberi tahu tetapi tetap aja diulangi kebiasaan mereka, mungkin sudah habit mereka kalau dikasih tahu tidak mau berubah (ngeyel). Sudah diberikan menu dan keterangan kalau tidak tahu mune tersebut bisa langsung menghubungi orang Indonesia, tapi apa yang terjadi? NOTHING, nol besar… perubahan yang terjadi mungkin hanya 5-10%, tidak tahu apa penyebabnya! entah koki yang tidak bisa, manajer hotel yang tidak mau memenuhi semua menu atau memang dari kontraktor “hanya” dikasih budget yang hanya mampu untuk memasak itu-itu aja samapi juss, soft drink dan buah-buahan harus beli sendiri. Mana hak yang harus kita terima? masih maukan kita “dijajah” terus? masihkah kita harus belanja sendiri, memasak sendiri sampai-sampai Party-Chief harus turun tangan ke dapur untuk membuat oseng-oseng terong? atau supervisor drilling mendapat gaji double karena harus memasak?.

KEDUA

Proyek Kesabaran, mungkin tepo seliro, sungkan, pekewoh itu hanya ada di Jawa saja. Apakah perasaan itu bagus dan harus tetap dilestarikan, saya juga tidak tahu. Di India, jangan harap orang sini bisa menghormati atau mengharagi orang lain, se-level pelayan hotel saja kalo masuk kamar tanpa mengetok pintu, maen “selonong” aja masuk tanpa permisi, dengan semua kelakuan yang jauh dari nalar orang Indonesia/Jawa. So bagaimana orang-orang yang “berpendidikan”? sama juga sami mawon. Menghormati, menghargai merupakan hal yang sangat langka, mungkin hanya satu dua orang saja. Bahkan basa-basi untuk menyapa sekedar bertanya kabar saja hanya satu dua orang yang mau melakukannya. Atau orang Indonesia yang gila akan kehormatan dan dihormati karena kebiasaan kultur kerajaan yang kental melekat di Indonesia? secara pribadi, hal itu harus dibuang jauh-jauh dari pikiran. Memang harus professional dalam bekerja, tapi hormat menghormati dan relationship tetap harus dijaga tho! Katanya kalo dalam project seismic itu satu team, wah…. kan disini bukan proyek seimik (sesui judul hehehe).

KETIGA

Proyek Musiman, lha kok malah jadi proyek musiman nih! gimana ceritanya ya?. Musim di India tuh pada dasarnya ada 4 musim, sekarang mau masuk musim penghujan. Lha anehnya katanya karena musim penghujan makan semua kegiatan gak bisa berjalan normal, semu a tidak bisa produksi. Memaang mungkin access jalan untuk ke lokasi jadi lincin tapi karena itu aja masak harus sampai menyerah. Isu terakhir karena alasan itu (tentunya ada alasan lainnya) proyek harus berhenti pertengahan Mei (secara matematis gaka mungkin terjadi) dan hanya satu lintasan penuh yang akan dikerjakan mungkin ditambah dengan lintasan yang sudah diukur (TOPO) saja. So musimlah yang akan menentukan keberhasilan sebuah proyek, bukan bagaimana caranya kita mengatasi factor-faktor external tersebut bahkan dari factor external itu bisa membantu dan mendorong keberhasilan sebuah proyek (missal, hujan/air untuk support kru drilling. Itulah INCREDIBLE INDIA dengan segala macam ragam dan adat kebiasaannya. To be continue …..

Komentar bertahan »

INDIA PART-4 (Survey Dept. Method)

iot-sp01-program-mapSurvey Dept. merupakan salah satu dept. dalam project seismic yang akan melakukan tahapan pekerjaan awal atau pertama kali yang harus melakukan pekerjakan dalam sebuah project seismic. Inti pekerjaan dari tahapan ini adalah menempatkan titik-titik koordinat yang sudah direncanakan ke lapangan. Koordinat-koordinat tersebut apabila dihubungkan antara titik satu dengan yang alainnya dalam sebuah lintasan (line), biasanya akan membentuh sebuah garis lurus. So bagaimana caranya kok bisa menempatkan titik-titik yang direncanakan (teoritik) ke lapangan?

Pertama kali yang harus dilakukan adalah menentukan atau membuat titik fix yang akan digunakan sebagai acuan awal pengukuran. Titik tersebut harus mempunyai sebuah nilai koordinat (latitude, longtitude atau easting, northing dan dilengkapi dengan height/elevasi), biasanya di Indonesia menggunakan BM (benchmark) dari Bakosurtanal dan apabila BM tersebut letaknya relative jauh dengan area survey, maka dilakukan pengamatan BM di area survey menggunakan GPS Geodetic. Dengan metode tertentu yang sesuai dengan disiplin ilmu Geodesi, maka BM-BM tersebut akan disebarkan di area survey.

Setelah titik-titik fix sebagai titik star pengukuran didapatkan, maka dilakukan pengukuran/pemasangan titik-titik teoritik tersebut menggunakan alat Total Station. Alat tersebut pada prinsipnya mengukur sudut dan jarak, sehingga didapatkan sebuah nilai koordinat dengan sebuah system perhitungan secara geodesi.

Pengertian Geodesi berdasarkan dari website NOAA National Service Education Centre adalah ilmu tentang pengukuran dan pengamatan bentuk bumi dan lokasi titik di muka bumi. NOAA’s National Geodetic Survey (NGS) bertanggung jawab mengembangkan dan merawat system data Geodesi nasional (AS) yang digunakan untuk navigasi, sistem komunikasi dan pemetaan. Geodesy is the science of measuring and portraying the earth’s surface (Helmert, 1880) atau Geodesy is the discipline that deal with the measurement and representation of the earth, incuding its gravity field, in a three-dimentional time varying space (Associate Committee On Geodesy and Geopysics, 1973).

Data hasil pengukuran tersebut dilakukan pemrosesan dengan menggunakan software tertentu kemudian dihasilkan koordinat dengan tingkat keakuratan dan ketelitian tertentu. Untuk mengontrol ukuran tersebut tetap bagus dan sesuai dengan yang diharapkan, maka diperlukan pengamatan matahari untuk mengetahui arah utara sebenarnya. Pengertian pengamatan matahari secara mudahnya yaitu mengamati matahri sebagai benda langit yang posisinya selalu tetap dan dengan menggunakan hitungan tertentu dapat dijadikan sebagai acuan titik pengamatan (utara). Apabila tidak didapat dilakukan pengamatan matahari karena factor cuaca atau kondisi lapangan, maka diperlukan sebuah BM/titik fix yangdiamati menggunakan GPS Geodetic. Itulah sekilas pekerjaan pokok dari Survey Dept., masih banyak lagi pekerjaan yang laennya seperti penyediaan peta, pembuatan gambaran kondisi lapangan yang dilewati lintasan (sketchline), elevasi sebuah lintasan, rintis bridging, dll. Masih bingun??? So pasti, bagi orang awam yang bukan berkecimpung dalam sebuah pekerjaan pasti bingung, saya yakin yang bekerja di bidang seismic tapi bukan dari dept. Survey juga masih bingung. Semoga secara Geodesi, detil dari pekerjaan ini dapat terposting juga di blog ini (ditunggu masukan dan sarannya dari para senior).

Apakah gambaran diatas merupakan hal yang sudah baku??? Yang harus dikerjakan dalam sebuah pekerjaan Seismic??? Apakah hanya di satu perusahaan saja, tetapi di perusahaan yang lainnya berbeda motode dan konsepnya???. Secara Geodesi,pekerjaan diatas dapat dikatakan BENAR karena sesuai dengan kaidah-kaidah pengukuran yang sesuai dengan disiplin ilmu Geodesi.

Apabila sebuah pekerajaan dari dept. Survey dari sebuah project seismic tidak dilakukan seperti tahapan diatas bagaimana ya?. Pekerjaan itu diawali dengan pembuatan BM GPS yang diamati menggunakan GPS gedotic tentunya tetapi tidak menggunakan sebuah titik referensi yang jelas. Pembuatan BM GPS tersebut tidak menggunakan suatu sistem jarring yang dapat mengkoreksi kesalahan satu pengamatan dengan pengamatan yang lainnya. Secara mudahnya, pengamatan BM tersebut hanya menggunakan single baseline karena setip titik BM tidak terhubungkan atara yang satu dengan yang lainnya. Pemrosesannya pun dilakukan langsung setiap selesai melakukan pengukuran dan tidak ada ukuran lebih. (piye yo lek njelasne, kok aku dadi binging dewe. Hehehehe).

Pengukuran lintasan menggunakan alat Total Station diawali dengan Start line menggunakan dua titik pengamatan GPS yang tidak terikat (seperti translock) dimana azimuth dihitung dari dua GPS yang sudah diketahui koordinatnya tersebut dan tidak menggunakan Sunshot (azimuth startline tidak ada pembanding). Metode ini berdasarkan pengalaman selalu berbeda hasilnya apabila dibandingkan dengan menggunakan azimuth hasil dari sunshot, dan rasanya lebih konfiden menggunakan hasil sunshot sebagai startline. Kemudian, metode pengukuran di lapangan menggunakan sistem stake-out seperti yang dilakukan pada umumnya , dengan peralatan dan metode kerja seperti :

- Peralatan yang digunakan dalam satu kru adalah ; 1 buah Total Station, 1 buah kaki tiga, 2 stik ring pole, meteran.

- Stik ring pole selain digunakan sebagai stake-out juga digunakan sebagai posisi back-side dan front-side (satu kru hanya menggunakan satu statip/kakitiga).

- Setelah alat berdiri, kemudian memasukkan/memanggil koordinat back-side. Setelah didapat sudut/koordinat kemudian memasukkan koordinat dari TR/SP yang akan di stake-out. Pengambilan data (record) hanya dilakukan dalam sekali bacaan (tidak ada face-2, hanya face-1 saja). Pada Total Station yang dipakai ada yang hanya mempunya face-1, sedangkan face-2 tidak tersedia tapi ada juga yang mempunya face-1 dan face-2 tetapi tepat dilakukan sekali bacaan tidak dialkuakan bacaan biasa dan luar biasa.

- Setelah selesai melakuka stake-out, kemudaian membidik front-side dengan target stik ring-pole (bukan menggunakan target yang diletakan di statif/kakaitiga).

Motode pengukuran diatas menghasilkan data dari lapangan langsung berupa koordinat, sehingga tidak perlu dilakukan pemrosesan data lagi, yang dilakukan hanya membandingkan antara koordinat teoritik dengan koordinat hasil pengukuran. Dikarenakan output data dari lapangan langsung berupa koordinat, sehingga sumua koordinat hasil pengukuran dari lapangan hampir sama dengan koordinat teoritiknya (karena metode yang dipakai memugkinkan untuk itu, dimana koordinat teoritik dimasukkan kemudian langsung dipanggil untuk di stake-out dan begitu posisi sudah pas langsung dilakukan perekaman dengan hasil koordinat langsung). Hal ini sangat rentan sekali untuk terjadinya line yang salah/melenceng karena pemrosesan raw data tidak dilakukan (tidak ada) dan juga tidak adanya kontrol/sunshot di lintasan tersebut. Kaidah utama Total Station sebagai alat ukur sudut dan jarak juga terabaikan.

Finaly, menurut pendapat pribadi hal tersebut kurang benar dan menurut kaidah disiplin ilmu Geodesi juga tidak dapat dikatakan benar karena tidak adanya kontrol yang jelas, tidak adanya pemrosesan data susut dan jarak yang detail, tidak adanya control kualitas data ukuran, tidak adanya koreksi-koreksi kesalahan pengukuran dan mungkin juga karena “tidak adanya – tidak adanya” yang laennya lagi. Apabila hal tersebut sudah benar-benar tejadi, apakah yang harus dilakukan sebagai seorang Geodet? Apakah harus melacurkan ilmunya?

Komentar (1) »

DO’A

Jum’at ke-3

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min 40:60)

Hampir semua aktivitas kita, selalu kita awali dengan do’a dan diakhir juga kita akhiri dengan do’a. sebegitu pentingkan sebuah do’a? ayat di atas sudah jelas sekali bahwa Allah akan mengabulkan do’a setiap umatNya yang mau memanjatkan do’a. Dengan do’a yang kita panjatkan, berarti umat isalm juga menjaga konsistensi dan mengakui betapa pentingnya Zat Yang Maha Kuasa, kita tidak akan memungkiri siapa diri kita dan siapa yang menciptakan kita serta apa tujuan hidup kita karena kita akan tetap sellalu meminta perlindungan dan petunjuk dari Allah swt.

Mengapa kita enggan berdo’a? seharusnya kita sebagai manusia biasa ini selalu dan sesering mungkin untuk melakukan/memanjatkan do’a, karena para Nabi juga selalu berdo’a meminta petunjuk dan perlindungan kepada Allah. Di bawah ini beberapa riwayat yang menggambarkan bahwa para Nabi juga memanjatkan do’a.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w. sudah melewati batas, karena itu Nabi mendoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang. Do’a Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah. Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka. Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula; karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih. (Muqaddimah Surat Ad Dukhaan).

Do’a nabi Ibrahim a.s ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur. Do’a Nabi Ibrahim a.s. ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t. sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang. Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah s.w.t. sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail a.s., di dataran tanah Mekah yang tandus. (Muqaddimah Surat Ibrahim).

Nabi Zakaria a.s. berdo’a dan dikabulkan oleh Allah s.w.t., Do’a Nabi Zakaria a.s adalah beliau meminta dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi. (Muqaddimah Surat Maryam).

Allah Maha Segala-galanya. Apakah setiap do’a kita akan dikabulkan? Insya’allah do’a yang kita panjatkan akan terkabulkan tetapi perlu diingat, kapan terkabulkannya dan berupa apa yang terkabulkan itu hanya rahasia Allah s.w.t. Banyak sekali buku-buku yang membahas masalah do’a, kita dapat mempelajari adab dan tata cara berdo’a serta ucapan/lafal dari do’a tersebut.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS. Al-Baqarah 2:186)

Komentar (2) »

INDIA PART-3 (Bomblass + Panas)

assam_tribune_11-april-2009Gimana ya kabar Pemilu di Indonesia? Pasti penuh dengan hingar-bingar kampanye, banyak artis-artis “hot” yang ikut mengguncang suasana kampanya plus dengan kemacetan yang bikin stress semua oaring. Trus siapa yang menang ya? Biarpun disini bisa dipantau lewat internet tapi fill-nya tetep gak dapat kalo gak merasakan sendiri hehehe. Di India juga sedang persiapan untuk mengadakan Pemilu, persiapan dan sambutan “yang luar biasa” dari semua unsure masyarakat India.

PERTAMA :

Semua aktivitas kegiatan Project Seismic IOT-SP01 libur, tidak ada aktivitas dilapangan samasekali. Semua kru diliburkan untuk menghadapi Pemilu tersebut. Padahal itu merupakan pengalihan dari sebuah permasalah di project yang dari waktu-kewaktu tak kunjung ada penyelesaiannya. Apa gerangan permasalah itu? Masih inget dengan tambahan satu S di HSE yang jadi HSSE? Ya… Security, permasalah pokok di lokasi project ini adalah security, semua orang sudah tahu bahwa itu merupakan persyaratan yang mutlak harus tersedia dengan jumlah yang mencukupi untuk dapat melakukan aktivitas pekerjaan dilapangan, tapi apa yang terjadi? Pengaturan personil security yang tidak jelas, baik dari management security tersebut maupun dari pihat management IOT (India Oil Tanking adalah kontraktor seismic disini). Jumlah personil security tidak sebanding dengan jumlah kru yang dipekerjakan sehingga ada kru yang tidak terkawal oleh security dan ujung-ujungnya tidak produksi. “Tidak produksi” sebuah kata yang sangat janggal terjadi di Indonesia, dan chief dept. yang tidak produksi tersebut siap-siap untuk disemprot oleh Party Chief, tapi kata kru tidak produksi di sini merupaka hal yang wajar terdengar, tidak ada action untuk mencari akar permasalah dari masalah itu, selalu saja alasan security tidak ada, kurang atau tidak ke lapangan, kalau tidak itu selalu menggunakan alasan alam, tadi malam atau kemren hujan deras dan jalan tidak bisa dilewati karena licin. Padahala factor-faktor itu adalah eksternal dari kegiatan project dimana seharusnya bisa diminimalisir sekecil mungkin. Kalau sudah tahu ada masalah seperti itu, trus apa peran orang-orang ELNUSA yang di kirim ke India? Hahahaha….. au ach elap.

KEDUA :

Saat ini India sudah masuk summer, cuaca sudah panas tidak seperti waktu pertama datang ke India dimana masih dingin banget, waktu itu biarpun matahari bersinar tapi cuaca dan suasana masih dingin sekali sampai untuk urusan mandi, sehari pun satu kali mandi sudah untung. Cuaca sudah dingin plus tidak ada kegiatan sama sekali, so keringat juga tidak keluar. Beda banget dengan sekarang, pagi hari pun sudah terasa “gerah” tidak beda dengan kondisi di Surabaya, apalagi disini ditambah dengan angin yang kering bikin kulit terasa kering dan bibir jadi kering dan pecah-pecah (wah kalo itu mungkin kurang vitamin C, vit. C = cium) hahahaha. Debu juga bertebaran dimana-mana, tidak tahu dari mana asalnya pokoknya si-dust ini selalu muncul dimana-mana sampai-sampai laptop pun harus dibersihakn minimal 2 hari sekali kalo tidak mau laptop-nya bisa buat nanam kacang karena debu dah tebel banget. Munkin itu berasal dari keringnya tanah disini ditambah dengan kondisi jalan yang belum diaspal padahal kondisi lalulintasnya “padat” mulai dari sapi, sepeda, otoricha (sejenis bemo atau bajai) sampai dengan truk melintasi kondisi jalan tersebut. Bagi yang alergi dengan debu siap-siap untuk bersakit-sakit dan bergatal-gatal ria.

assam_tribune_12-april-2009KETIGA :

Panasnya cuaca sekarang mungkin lebih panas kondisi politik disini, itulah yang kita kawatirkan sekarang ini (kita? loe kali, gua kagak). Di Koran local hampir setiap hari ada berita pengeboman, bahkan sudah sampai kontak terbuka salinga menembak antara “teroris” dengan tentara India. Korban yang jatuh juga sudah tak terhitung, baik yang luka-luka maupun yang meninggal. Parahnya lagi, semua tragedy itu kebanyakan terjadi di Assam, distrik/propinsi yang kita datangi untuk mengawasi kegiatan seismic ini. Bahkan tadi malam terdengar suara sirine yang lama sekali, katanya sih kalau suara sirine itu terdengar berarti sedang terjadi caos atau teroris sedang beraksi, tapi tidak tahu daerah mana dan siapan sasarannya. Perlu diketahui, posisi team Elnusa adalah di sebuah Hotel yang konon terbagus di kota, kota kecil itu namanya Lumding yang terletak di distrik/propinsi Assam yang letaknya di bagian timur Inida, daerah Assam inilah yang konon ceritanya tempat yang subur untuk tumbuhnya teroris atau gerakan separatis yang menentang pemerintahan. Tapi notabene, pemerintah India yang tahu itu semua tidak berusaha untuk menumpasnya, gak tahu apa gerangan maksudnya. Btw, dengan kondisi seperti ini dan jiwa muda yang masih meledak-ledak semoga kita tetap aman dan selamat kembali ke Indonesia, AMIN…. to be continue.

Komentar bertahan »

INDIA PART-2

menu-sarapanTidak ada kata-kata yang dapat mewakili kondisi pekerjaan yang sedang dilakukan disini. Marah, jengkel, kesal, dll yang rasanya pengen dilampiaskan, tapi pada siapa semua itu harus terlampiaskan??? Tidak ada hal atau pekerjaan yang sesuai dengan bayangan, hak dan kewajiban yang selayaknya didapatkan. Apakah ini yang namanya tidak bersyukur? Semua tetap harus kita syukuri tapi tidak selayaknya kita merekomendasikan semua itu. Intinya, India tidak seperti yang kita bayangkan.

Wokey, PERTAMA :

Gambaran seismic di India tuh mungkin seperti seismic yang dilakukan di Indonesia tahun 80 – 90an, jauh sekali dengan standart yang sekarang lazim dilakukan. HSE? Makanan apa tuh? Biasanya seismic selalu lekat dengan HSE, mungkin itu syarat utama dan bahkan sekarang ada yang mensyaratkan di kontrak bahwa HSE adalah persyaratan yang pertam harus disediakan dengan standart tertentu (bagus). Walaupun di sini namanya HSSE, ‘S’ yang satunya adalah Security (mungkin karena disini daerah konflik yaa). So namanya HSSE disini tidak berjalan secara maksimal (baca=tidak berjalan), mulai dari mobil+driver, APD kru/staff, Meeting, Induksi, Medic, dll semuanya kurang dan kalo boleh saya nilai mungkin nilainya 2 dari skala 10. Gimana, menghawatirkan? Belum ditambah dengan tidah adanya radio sebagai komunikasi, gimana ya kalo terjadi evakuasi atau penyanderaan kru?padahal disini kan daerah konflik. GILA, mungkin kata-kata yang tepat untuk menggambarkan semua ini.

kru-dinamiteKEDUA :

Managemen Tour, hehehe biar kayak di INA dech. Kita orang asing yang notabene sebagai superviser yang fungsinya untuk mengontrol kinerja mereka, tapi dalam kenyataanya susah sekali mengimplementasikannya. Terbatas dalam hal komunikasi karena seringnya menggunakan bahasa asli bukan bahasa inggris, tidak mudah untuk “masuk” ke lingkup pekerjaannya, orang yang diberitahu sering “ngeyel”, tidak dapat pergi kelapangan untuk mengidentifikasi masalah yang ada karena alasan security , dll. Tanpa adanya supervise sebenarnya sudah bisa berjalan, karena tenaga kerjanya merupakan orang–orang yan sudah experience semua dan banyak yang sudah bergabung dengan perusahaan-perusahaan seismic kelas dunia. Pendidikannya juga banyak yang S2 atau bahkan doctor tapi itu semua menurut informasinya, tidak tahu seberapa kebenarannya ditambah juga tidak tahu seberapa kualitas dari gelar-gelar itu semua. Memang mereka bergelar dan ber experience tapi kemungkina mereka Cuma sebagai eksekutor dilapngan (pekerja) karena management yang diterapkan dalam mengelola sebuah kru seismic sangat minim sekali bahka untuk menjaga kualitas dari datanya yang akan dihasilkan, saya meragukannya untuk mendapat hasil yang maksimal. Ini dikarenakan terlalu banyak tahapan-tahapan pekrjaan yang bisa dikatakna “salah” dan terlalu banyak “dimainkan” dalam proses pmngerjakannya.

KETIGA :

Kamar 3 x 5, semua aktivitas setiap hari lebih banyak dihabiskan dalam kotak yang ukurannya cuma segitu, bayangkan kalo sampe itu tejadi lebih dari 2 bulan. Pasti yang ada di Indonesia pada teriak-teriak. Itulah pentingnya sebuah arti kebebasan, bebas berkativitas maupun bebas berkarya, kalo lebih ektrim-nya “pembunuhan karakter” hahahha kayaknya bombastis sekali yaa…. Belum lagi service yang diberikan oleh Hotel tidak selayaknya dan sepantasnya kita dapatkan (menurut saya pribadi) jauh sekali dengan staging Elnusa yang notebane ada ditengah hutan. Menu makanan setiap hari hanya itu-itu aja dank e-halal-annya diragukan, tidak bisa keluar hotel seenaknya tapi harus ada yang menemani karena alasan keamanan, tidak adanya ruangan khusus bagi setiap departemen (saya bilang kantornya kayak kadang aja, semua numpuk disitu n kalo bicara teriak-teriak), bahkan cuci baju juga sendiri nih karena kita takut gak bersih & datangnya lama banget. Semua peralatan yang kita perlukan “belum” disediakan dengan berbagai macam alasan, dll. Dengan segala keterbatasan itu, apa yang kira-kira dapat kita hasilkan? Pekerjaan apa yang bisa kita maksimalkan? Apakah kita harus bersyukur atau meminta “hak” kita? Dan apakah motivasi kita untuk melakukan hasil yang “maksimal” itu? Masih banyak sekali pertanyaan yang ada dibenak ini, tapi intinya kita harus bisa menyikapi semua ini dengan dewasa, kepala dingin dan tidak emosi, pasti ada banyak pelajaran dan hikmah dari semua yang terjadi. So…. akhirnya toh juga bisa belajar nulis, biarpun masih gelepotan dan acak kadut gak karuan…. to be continue.

Komentar (1) »

SIAPAKAH WANITA TERPILIH ITU?

Jum’at ke-2

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar Ruum 30:21)

pernikahanMenikah merupakan kodrat manusia, bahkan bagi yang sudah mampu melakukannya hukumnya adalah wajib. Menikah juga merupakan sunnah Rosul dan merupak “separuh” dari agama. So, untuk mendapatkan ketentraman dan kebahagiaan, bagi seseorang yang sudah mampu mengapa menunda untuk menikah!!! Sebelum mengambil keputusan untuk menikah, bagi cowok tentu mempunyai kriteria seperti apakah calon istrinya nanti. Dari beberapa sumber akan di uraikan sedikit tentang kriteria istri yang insya’allah akan memberikan kebahagiaan dunia akhirat.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Dalam hadits di atas dapat kita lihat, bagaimana beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menekankan pada sisi agamanya dalam memilih istri dibanding dengan harta, keturunan, bahkan kecantikan sekalipun.

Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang Mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu … .” (QS. Al Baqarah : 221)

Berdasar pada pedoman hadist dana ayat diatas, maka kita harus mengutamakan dalam sisi agama dari seorang wanita yang akan menjadi calon istri. Selain TAAT BERAGAMA beberapa hal yang harus diutamakan seperti :

1. Mentaati Suaminya.

Jika wanita mentaatinya suaminya selain kemaksiatan kepada Allah, maka ia termasuk penghuni Surga, insya allah.

Ath-Thabrani meriwayatkan dari Anas bin Malik Radiallahu Anhu, bahwa Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda:

“Maukah aku khabarkan kepada kalian tentang kaum pria kalian yang berada di surga?” Kami menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda:”Nabi berada di Surga, ash-Shidiq berada di surga, orang yang mengunjungi saudaranya di sudut negeri hanya semata-mata karena Allah berada di Surga?” Kami menjawab:”Wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Wanita yang pengasih dan subur (banyak anak)-yakni sayang kepada suaminya dan mentaatinya serta banyak melahirkan anak-. Jika suaminya marah atau dibuat kesal olehnya, maka ia mengatakan:’Ini tanganku di tanganmu, aku tidak akan tidur sampai engkau  ridha.” (HR. Malik, dikuatkan oleh Syaikh al-Albani)

Dalam hadist yang lainnya Nabi Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang subur, besar cintanya, teguh memegang rahasia, tabah menderita, mengurus keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, membentengi dirinya dari laki-laki lain, mau mendengar ucapan suami dan menaati perintahnya, dan bila bersendirian dengan suaminya ia pasrahkan dirinya pada kehendak suaminya, serta tidak berlaku dingin kepada suaminya.” (H.R. Thusy)

2. Membantu Suaminya Untuk Mentaati Allah

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, ia mengatakan, “Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda

“Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun malam untuk mengerjakan sholat lalu membangunkan istrinya sehingga dia sholat. Jika isterinya menolak, maka dia memercikan air kewajahnya. Dan semoga Allah merahmati pula wanita yang bangun malam untuk mengerjakan sholat lalu membangunkan suaminya sehingga sholat. Jika menolak maka dia memercikkan air ke wajahnya.”

(HR. An-Nasai, Abu dawud, Ibnu Majah, Ahmad, Al-hakim)

3. Berahlak Mulia

Berusaha berpegang teguh kepada akhlak-akhlak Islami yaitu: Ceria, pemalu, sabar, lembut tutur katanya dan selalu jujur. Tidak banyak bicara, tidak suka merusak wanita lain, tidak suka ghibah (menggunjing) dan namimah (adu domba). Selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan isteri suaminya yang lain (madunya) jika suaminya mempunyai isteri lebih dari satu. Tidak menceritakan rahasia rumah tangga, diantaranya adalah hubungan suami isteri ataupun percekcokan dalam rumah tangga. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

“Sesungguhnya di antara orang yang terburuk kedudukan-nya disisi Allah pada hari kiamat yaitu laki-laki yang mencumbui isterinya dan isteri mencumbui suaminya kemudian ia sebar luaskan rahasianya.” (HR. Muslim 4/157)

Ibnu Ja’dabah berkata

“Ditengah kaum Quraisy ada seorang pria yang berahlak buruk. Tetapi tangannya suka berderma, dan dia orang yang berharta. Bila dia menikahi wanita, dipastikan dia akan menceraikannya karena ahlaknya yang buruk dan kurangnya ketabahan istrinya. Kemudian dia meminang seorang wanita Quraisy yang berkedudukan mulia. Ia telah mendapatkan kabar tentang keburukan ahlaknya. Ketika mahar  diputuskan diantara keduanya, pria ini berkata:’Wahai wanita, sesungguhnya pada diriku terdapat ahlak yang buruk dan itu tergantung dari ketabahan, jika engkau bersabar terhadapku (maka kita lanjutkan pernikahan ini), namun jika tidak, maka aku tidak ingin memperdayamu terhadapku.’ Wanita ini mengatakan : ‘Sesungguhnya orang yang ahlaknya lebih buruk darimu ialah orang yang membawamu kepada ahlak yang buruk.’ Akhirnya wanita ini menikah dengannya, dan tidak pernah ada kata-kata cerai hingga kematian memisahkan mereka.” (Ahkaamun Nisaa’, Ibnu Qoyyim al-Jauziyah hal.82)

4. Memelihara Hijabnya.

Jika keluar rumah, seorang isteri yang sholehah harus memperhati-kan hal-hal berikut: Harus minta izin suami, Harus menutup aurat dan tidak menampakkan perhiasannya, Tidak memakai wangi-wangian, Tidak banyak keluar kecuali untuk tujuan syar’i atau keperluan yang sangat mendesak.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda,

“Siapapun wanita yang mengasapi dirinya dengan pedupaan (sebagai parfum), maka janganlah ia mengikuti shalat isya yang terakhir bersama kami.”

(HR. Muslim, an-Nasai, Abu dawud, dan Ahmad) Dalam Riwayat Ahmad

“Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melintas dihadapan orang-orang agar mereka mencium aromanya, maka dia adalah pezina.”

(HR. At-Tirmidzi, an-Nasai, Abu dawud, Ahmad, ad-Darimi dishaihkan syaikh al-Albani)

Tidak melepaskan pakaiannya selain dirumahnya, dan senantiasa selalu memelihara hijabnya di luar rumah dan di depan orang-orang asing yang bukan muhrimnya.

Dari Aisyah Radiallahu Anha, dari nabi Shalallahu Alaihi Wassalam, beliau bersabda :

“Wanita manapun yang menanggalkan pakaiannya di selain rumahnya, maka dia telah menyingkap tabir antara dirinya dengan Allah.” (HR Tirmidzi, Abu dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

dari Ummu Salamah Radhiallahu Anha, bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda

“Wanita manapun yang menanggalkan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah merusak tirai Nya darinya.”(HR. Ahmad)

Dia boleh menanggalkan pakaiannya jika merasa aman bahwa orang-orang asing tidak melihatnya, di tempat orang yang dipercayainya, dimana mereka mengetahui ketentua-ketentuan Allah, tidak melihat aurat muslimah dan tidak pula memperlihatkan kepada seseorang.

Allah berfirman

“Dan janganlah mereka menampakan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya, dan hendaklah mereka menutup kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakan perhiasan mereka, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera sauda-saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.” (QS. An-Nuur:31)

5. Penyabar dan Tidak Bersedih

Allah berfirman dalam Q.S. At-Tahriim ayat 11:

“Allah menjadikan istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman ketika ia berkata: ‘Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syura; dan selamatkanlaj aku dari Fir’aun dan perbuatannya; dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzalim’”. (Q.S. At-Tahriim 66:11)

Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, ia menuturkan:

“Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: ‘Bukan termasuk golonganku orang yang menampar pipi dan merobek saku baju serta berseru dengan seruan jahiliyyah (ketika mendapat musibah).” (HR. Bukhari, Muslim, Tarmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad)

6. Amanah

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa’ ayat 34:

“…Oleh sebab itu, wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah (menyuruh) memeliharanya…” (Q.S. An-Nisaa’ 4:34)

7. Perangai dan Kata-katanya Menyenangkan

Disebutkan dalam Hadits berikut:

“Tiga hal keberuntungan yaitu: istri yang shalih; kalau engkau lihat, menyenangkanmu; dan kalau engkau pergi, engkau merasa percaya bahwa ia dapat menjaga dirinya dan hartamu; kuda penurut lagi cepatlarinya, yang dapat membawamu menyusul teman-temanmu; dan rumah besar yang banyak didatangi tamu. Tiga hal kesialan yaitu: istri yang kalau engkau lihat, menjengkelkanmu, ucapannya menyakiti kamu, dan kalau engkau pergi, engkau merasa tidak percaya bahwa ia dapat menjaga dirinya dan hartamu; kuda yang lemah; jika engkau pukul, bahkan menyusahkanmu; dan kalau engkau biarkan, malah tidak dapat membawamu menyusul teman-temanmu; serta rumah yang sempit lagi jarang didatangi tamu.” (H.R. Ahmad. Hadits yang semakna dengan ini riwayat oleh Thabarani, Bazzar dan Hakim)

8. Subur dan Besar Kasih Sayangnya kepada Anak Kecil

Disebutkan dalam Hadits berikut:

“Kawinlah dengan perempuan pecinta lagi bisa punya anak banyak (subur) agar aku dapat membanggakan jumlahmu yang banyak di hadapan para nabi pada hari kiamat nanti.” (H.R. Abu Dawud dan Nasa’i)

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Wanita yang paling baik yaitu yang pandai mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil dan panda mengurus harta suaminya yang sedikit (miskin).” (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

9. Perawan (memilih calon istri yang masih gadis terutama bagi pemuda yang belum pernah nikah).

Disebutkan dalam Hadits berikut bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Jabir ketika beliau kembali dari perang Dzatur Riqa’:

“Wahai Jabir, apakah nanti kamu akan kawin?” Saya menjawab: “Ya, wahai Rasulullah.” Sabdanya: “Dengan janda atau perawan?” Saya menjawab: “Janda.” Sabdanya: “Mengapa bukan perawan, supaya kamu dapat bergurau dengannya dan ia pun dapat bergurau denganmu?” Saya menjawab: “Sesungguhnya bapakku telah wafat saat perang Uhud, sedangkan beliau meninggalkan tujuh anak perempuan kepada kami. Oleh karena itu, aku menikah dengan seorang janda perempuan yang ‘mumpuni’, ia dapat mengasuh mereka dan melakukan kewajiban terhadap mereka.” Sabdanya: ” Engkau benar, insya Allah.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

10. Dari Lingkungan yang Baik

Disebutkan dalam Hadits berikut bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jauhilah olehmu khadraauddiman!” Rasulullah ditanya: “Wahai Rasulullah, apakah khadraauddiman itu?” Sabdanya: “Wanita cantik di lingkungan yang buruk.”(H.R. Daraquthni, Hadits lemah).

Dari kriteria-kriteria diatas pasti memungkinkan untuk bertambah lagi karena setiap individu pasti memiliki keinginan yang berbeda-beda tetapi dengan kreteria yang telang tersebutkan diatas insya allah merupakan panduan yang bisa dijadikan referensi. Tentunya juga tidak ada manusia (wanita) yang sempurna dan tidak memungkin untuk dapat memenuhi semua kriteria yang diinginkan, kita harus menyadari bahwa semua kekurangan dan perbedaan bukan berati membawa kejelekanda kehancuran. Kita sering dengar bahwa, dengan keperbedaan yang nantinya muncul akan dapat menjadi kelebihan dari pasangan yang bisa mengelola dan memanfaatkannya secara maksimal dan terarah dari perbedaan tersebut.

Apabila membahasan kriteria utama yang harus didapatkan dari calon istri makan ada pula hal-hal atau sifat-sifat yang harus dihindari dari calon istri seperti yang telah di riwayatkan dibawah ini ;

Seorang arab mengabarkan kepada kita tentang wanita yang sebaiknya dijauhi dan tidak dikawini, yaitu wanita yang ananah, mannanah, hannanah, haddaqah, barraqah, dan syaddaqa.

Annanah, ialah wanita yang banyak merintih, mengeluh serta memegang kepalanya setiap saat. Sebab, menikah dengan orang yang sakita atau pura-pura sakit tidak ada manfaatnya

Mannanah, ialah wanita yang suka mengungkit-ungkit (kebaikannya) dihadapan suaminya, dengan mengatakan:”Aku telah melakukan demikian dan demikian karenamu.”

Hannanah, ialah wanita yang senantiasa rindu kepada suaminya yang lain (yang terdahulu) atau anaknya dari suami yang lain.

Haddaqah, ialah wanita yang memanah segala sesuatu dengan matanya lalu menyukainya dan membebani suamai untuk membelinya.

Barraqah, mengandung dua makna:

  • Wanita yang sepanjang hari merias wajahnya agar wajahnya menjadi berkilau dengan cara meriasnya.
  • Marah terhadap makanan. Ia tidak makan kecuali sendirian dan menguasai bagiannya dari segala sesuatu.

Dan Syaddaqah, ialah wanita yang banyak bicara. (Al Ihyaa’ (IV/712-713)

Diatas merupakan rangkuman dari beberapa sumber dan artikel, semoga dapat termanfaatkan secara maksimal. Semoga kita mendapatkan istri yang sesuai dengan kriteria islami yang dapat membawa kebahagian dunia dan akhirat, AMIN… Apabila ada kesalahan, itu semua datangnya dari penulis semata dan kebenaran datangnya dari Allah SWT. Dan buat adikku yang akan menjalani babak kehidupan yang baru, semoga ini bisa dijadikan sebagai referensi untuk dirinya, selalu dalam ridho-NYA dan mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat dari pilihannya, AMIN…

Komentar bertahan »

MAAFKAN AKU…

(Jum’at ke-1)

“Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An Nahl 16:119)

Ampun atau maaf merupakan sebuah ungkapan yang sudah sering dan biasa kita dengar, tapi bagaimana dengan meminta ataupun memberikan maaf?. Perlu disadarai bahwa manusia merupakan tempatnya salah dan dosa, tidak aka ada seorangpun yang luput dengan namanya dosa atau salah. Entah itu dosa/salah kepada Allah dengan meninggalkan perintah dan atau melakukan apa yang dilarang-NYA, ataupun salah yang kita lakukan dengan sesama manusia baik yang kita sadari atau pun yang tidak kita sadari.
Secara prinsip, manusia jarang sekali melakukan kesalahan itu disengaja karena semua manusia pasti tahu perbuatan apa yang dilakukannya apabila tetap melakukan hal yang salah tersebut pasti karena adanya “hal” yang diluar akal manusia, entah itu apa! mungkin hanya orang itu sendiri yang tahu dan Allah swt. Apabila seseorang melakukan perbuatan dosa, pasti tahu dengan resiko dan akibat yang ditimbulkannya juga.
So, bagaimana apabila kita melakukan dosa atau kesalahan? Pasti gampang sekali jawabnya, minta maaf dan ampunan. Mungkin hal itu sangat mudah sekali dibayangkan atau diucapkan tetapi apakah mudah melaksanakan dengan benar-benar tulus iklhas? terlebih dengan orang yang diminta memaafkannya, mungkin hanya di mulut saja memaafkan tetapi dalam hati tetap menyimpan “sesuatu” yang mengganjal. Allahu alam, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
Semua kesalahan harus kita pertanggungjawabkan baik kepada Sang Pencipta ataupun kepada orang yang kita dholimi. Sepantasnya kita memohon ampunan dan meminta maaf dengan sebenar-benarnya dengan maksud tidak akan mengulangi lagi (taubat). Dalam meminta maaf ini kadang sangat mudah terucap ataupun ada rasa gengsi terhadap orang yang akan dimintain maaf tersebut, semua itu harus kita tiggalkan dan buang jauh-jauh untuk tetap memperikat silaturahmi.
Bagaimana dengan paihak yang memberi maaf? Kemungkinan yang sering terjadi, apabila kesalahan dianggap kecil atau tidak seberapa, pasti dengan mudah saja memberikan ampunan/maaf tetapi bagaimana dengan sebuah kesalahan yang dianggap “tidak bisa” dimaafkan? pasti sangat sulit untuk memberikan maaf tersebut, padahal kita tahu bahwa tangan di atas lebih baik dari pada tangan dibawah. Sebaiknya orang yang bersalah tetap berusaha meminta maaf dengan sungguh-sungguh, ini dapat diulangi sampai tiga kali dan tentunya dengan adanya jeda waktu tertentu. Insya’allah kesalahan dimaafkan (setidaknya diampuni oleh Sang Pencipta) apabila kita telah tiga kali meminta maaf tapi tetap tidak dimaafkan dan tentunya meminta maaf dengan sungguh-sungguh menyadari kesalahan dan tidak mengulanginya.
Pemurah hati dan memberi maaf merupakan suatu yang gampang terucap tapi susah teraplikasinya, naïf sekali sebagai manusia biasa tempat salah dan dosa tapi tidak mau saling memaafkan. Allahu’alam…. Allah Maha Segalanya dapat memberikan ampunan dosa yang teramat besar (kecuali menyekutukan-Nya) tetapi manusia yang lemah saja tidak mau memberikan maaf. Semoga kita tergolong menjadi orang yang sedikit melakukan kesalahan, orang yang cepat menyadari kesalahan dan sesegera mungkin meminta maaf dan ampunan serta menjadi orang yang mudah memberikan maaf sebelum yang berbuat salah memintanya, amin……
Maafkan semua kesalahanku Ibu, adik-adikku, keluarga besarku, teman-teman dekatku, tetanggaku, teman-teman seperjuanganku, temen-teman lamaku, teman-teman kerjaku dan semua orang yang merasa telah ter-dholimi oleh segala tingkah laku dan perbuatanku. Aku merupakan manusia biasa yang lemah dan kecil di bandingkan dengan-Nya, manusia tempatn salah dan dosa. Aku sadar semua itu mungkin tidak aku sengaja, adaikan disengaja pasti maksudnya tidak untukmaaf menyakiti dan men-dholimi. Maafkan aku…

Komentar bertahan »

India Part-1

temple at Guwahati

Good morning sir, your’re dinner is ready…

Itulah kata-kata yang selalu kita dengar tiap hari kalo sarapan, makan siang atau makan malam sudah siap, itupun dengan ucapan yang gelepotan gaya inggris-india (kayak enggresku bagus aja hehehe). Sarapan yang sudah kita order setiap pagi jam 7 dan sudah selalu kita ingatkan terus tapi tetap aja gak bisa tepat jam 7, begitu juga dengan jam makan siang ataupun makan malam. Itu adalah service hotel, karena kita itnggal di hotel so bagaimana kalo di basecamp ya?hotel aja begitu apalagi di basecamp (ternyata di basecamp makanan lebih bersahabat dengan perut kita, service lumayan bagus juga).

Sarapan yang sudah kita idamkan sudah ada di meja, wah….. kita kaget banget kenapa yang sarapan ada tiga orang tapi kok cuma ada dua makuk kecil yang tertutup dan tiga cangkir milk-tea, ternyata semua serba pas dan tidak ada sisa. Menu juga memprihatikan, paleng roti or nasi trus telur. Telur merupakan lauk utama, kalo pagi telur rebus, siang telor dadar & malem omllete (sama aja yaa….). BTW semua itu tetep harus kita syukuri, semua adalah nikmat ALLAH, ingat firman-NYA :

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” (QS : Al-Nahl 16:144)

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS Al-Baqarah 2:152)

Rasa syukur Alhamdulillah terpanjatkan, lebih-lebih ketika rombongan ke-3 dari Indonesia datang. Rombongan tersebut membawa bekal seperti yang kita infokan, mereka membawa kecap, saus dan abon tapi tidak tahu sampai kapan itu bertahan, mungkin cuma 1 bulan saja kok heheheh. Dengan bawaan mereka, nuansa masakan Indonesia mulai terasa walaupun menu tetap sama seperti semula dengan tambahan kwantitasnya dan ada juga roti cappati setiap sarapan dan makan malam, Alhamdulillah.

Kejadian yang diluar dugaan juga terjadi nih disini, bagi yang suka minum es kalo pergi kesini tidak usah repot-repot untuk membuat es di lemari es. Tunggu aja kalo hujan tiba, kadang-kadang turun es juga lho. Kalo di tempat kelahiran saya biasanya turun salju tapi kalo disini turun butiran-butiran es sebesar ibu jari. Ditambah juga dengan suara petir yang luar biasa kerasnya sampai tidak bisa membedakan atara boomblas atu suara petir. Karena disini sering juga terjadi pengeboman oleh teroris. Tadi malam di Guwahati juga terjadi pengeboman dari separatis yang tidak bertanggungjawab, tapi “hanya” menewaskan 1 orang dan 11 orang terluka saja kok.

Di Global Hotel tempat kita tinggal sering sekali terdengar bunyi sirine/bel, mungkin hamper setiap 15menit sekali. Bunyi yang sangat mengganggu itu berasal dari kereta api, dimana letak stasiun Lumding dengan hotel hanya berkisar 500mtr tapi bunyinya minta ampun, bikin kita terbangun dari merajut mimpi. Mungkin temen-temen yang ikutan Party A5.63 di Buton, kerasnya suara sirinenya mirip dengan suara bel kapal laut yang mau berangkat. Hotel ini juga terletak di tengah-tengah pasar besar kota Lumding (mungkin tepatnya pasar tradisional plus dengan becek dan sampahnya) so bisa dibayangkan deh gimana carut marut san semrawutnya kalo lagi waktu belanjan.

Semoga bisa bertahan di “penjara” Hotel Global, semoga bisa terlahir kembali, amin….

Be continue …

Komentar bertahan »