INDIA PART-5 ( Incredible India )

imga0156What Project is this? bener gak ya bahasa inggrisnya, hehehe. Gak kerasa juga nih, dah sebulan lebih di India tapi kok gak ngerasa kerja yaa…. gak merasa memberikan andil di proyek ini. Memang pertanyaan awal itu perlu dipertegas lagi kok, HSSE udah gak berjalan, “manipulasi” dimana-mana, produksi “megap-megap” tapi semua person yang terlibat dalam project ini terasa “nyantai” dan masih banyak lagi kejanggalan-kejanggalan. Layakah proyek ini disebut proyek seismik?.

(Proyek ini dah lama gak produksi lho, katanya sih karena ada pemilu dan upacara adat daerah setempat. Tapi waktu libur juga tidak dimanfaatkan untuk prepare dan evaluasi kenapa proyek ini low produksinya).

PERTAMA

Proyek Masak, mungkin betul juga nih. Memang kita harus menyadari semua ini, betul kata pepatah “dimana bumi kita pijak disitu langit kita junjung” tapi rasanya tidak ada timbale balikya dari itu hehehehe. trus kenapa dikatakan proyek masak? hampir semua masakan India tidak masuk di lidah orang Indonesia. Sudah hampir setiap hari diberi tahu tetapi tetap aja diulangi kebiasaan mereka, mungkin sudah habit mereka kalau dikasih tahu tidak mau berubah (ngeyel). Sudah diberikan menu dan keterangan kalau tidak tahu mune tersebut bisa langsung menghubungi orang Indonesia, tapi apa yang terjadi? NOTHING, nol besar… perubahan yang terjadi mungkin hanya 5-10%, tidak tahu apa penyebabnya! entah koki yang tidak bisa, manajer hotel yang tidak mau memenuhi semua menu atau memang dari kontraktor “hanya” dikasih budget yang hanya mampu untuk memasak itu-itu aja samapi juss, soft drink dan buah-buahan harus beli sendiri. Mana hak yang harus kita terima? masih maukan kita “dijajah” terus? masihkah kita harus belanja sendiri, memasak sendiri sampai-sampai Party-Chief harus turun tangan ke dapur untuk membuat oseng-oseng terong? atau supervisor drilling mendapat gaji double karena harus memasak?.

KEDUA

Proyek Kesabaran, mungkin tepo seliro, sungkan, pekewoh itu hanya ada di Jawa saja. Apakah perasaan itu bagus dan harus tetap dilestarikan, saya juga tidak tahu. Di India, jangan harap orang sini bisa menghormati atau mengharagi orang lain, se-level pelayan hotel saja kalo masuk kamar tanpa mengetok pintu, maen “selonong” aja masuk tanpa permisi, dengan semua kelakuan yang jauh dari nalar orang Indonesia/Jawa. So bagaimana orang-orang yang “berpendidikan”? sama juga sami mawon. Menghormati, menghargai merupakan hal yang sangat langka, mungkin hanya satu dua orang saja. Bahkan basa-basi untuk menyapa sekedar bertanya kabar saja hanya satu dua orang yang mau melakukannya. Atau orang Indonesia yang gila akan kehormatan dan dihormati karena kebiasaan kultur kerajaan yang kental melekat di Indonesia? secara pribadi, hal itu harus dibuang jauh-jauh dari pikiran. Memang harus professional dalam bekerja, tapi hormat menghormati dan relationship tetap harus dijaga tho! Katanya kalo dalam project seismic itu satu team, wah…. kan disini bukan proyek seimik (sesui judul hehehe).

KETIGA

Proyek Musiman, lha kok malah jadi proyek musiman nih! gimana ceritanya ya?. Musim di India tuh pada dasarnya ada 4 musim, sekarang mau masuk musim penghujan. Lha anehnya katanya karena musim penghujan makan semua kegiatan gak bisa berjalan normal, semu a tidak bisa produksi. Memaang mungkin access jalan untuk ke lokasi jadi lincin tapi karena itu aja masak harus sampai menyerah. Isu terakhir karena alasan itu (tentunya ada alasan lainnya) proyek harus berhenti pertengahan Mei (secara matematis gaka mungkin terjadi) dan hanya satu lintasan penuh yang akan dikerjakan mungkin ditambah dengan lintasan yang sudah diukur (TOPO) saja. So musimlah yang akan menentukan keberhasilan sebuah proyek, bukan bagaimana caranya kita mengatasi factor-faktor external tersebut bahkan dari factor external itu bisa membantu dan mendorong keberhasilan sebuah proyek (missal, hujan/air untuk support kru drilling. Itulah INCREDIBLE INDIA dengan segala macam ragam dan adat kebiasaannya. To be continue …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: